Desa Pringgasela Timur adalah salah satu desa program binaan ADBMI Foundation yang bekerjasama dengan AWO International, bergerak dibidang advokasi pekerja migran. Tetapi dengan adanya Covid-19 yang sedang mewabah saat ini membuat pergerakan advokasi kami sedikit terganggu dan menunda beberapa agenda yang sudah tersusun.

M. Sabri, SE selaku Kepala Desa Pringgasela Timur, melalui pemerintah desa dan LSD mengontrol keluar masuknya orang baru maupun warga desa yang baru datang dari luar daerah ataupun PMI yang baru pulang dari luar negeri. Sedikitnya, 3 warga yang baru pulang dari luar negeri sudah dilaporkan ke Puskesmas. Dan, pemerintah desa sudah melakukan karantina mandiri dengan membatasi yang bersangkutan berkegiatan di rumahnya.

Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah dan LSD Desa Pringgasela Timur untuk mencegah penyebaran Covid-19 :

  1. Pada hari sabtu 11 April 2020 pemerintah Desa melalui SATGAS Pencegahan C-19 bersama Babinsa dan Babinkamtibmas menutup pasar di Pringgasela Timur.
  2. SATGAS C-19 akan melakukan penyemprotan satu kali dalam satu minggu di tempat umum dan pemukiman warga.
  3. Hari ini Sudah Terpasang 6 Gates (Portal) dan tempat cuci tangan disetiap perbatasan atau pintu masuk Pringgasela Timur.
  4. Pemerintah Desa tegas membatasi akses orang luar desa yang berkunjung maupun berdagang di Pringgasela Timur.
  5. Akan diberlakukan jam malam untuk lebih memaksimalkan orang luar yang masuk ke desa.
  6. Beberapa partai politik beberapa hari ini sudah masuk ke desa melakukan penyemprotan Disinfektan dan membagikan tempat cuci tangan.
Lewat ke baris perkakas