ADBMI Fondation_Masih dalam suasana Idul Fitri 1438 H, Advokasi Buruh Migrant Indonesia (ADBMI) yang bekerjasama dengan AWO International adakan kegiatan edukasi warga sejak (Rabu-Ahad, 20-24  Juni 2018) di Hotel Green Orry Inn Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan tersebut dikuti dua puluh orang peserta dari lima desa perwakilan yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Dalam kegiatanya, untuk meningkatkan kapasitas warga dalam memahami cara membantu para pekerja migrant perempuan untuk melakukan pembelaan disaat ada kasus-kasus yang menimpanya.

Disampaikan oleh Roma Hidayat selaku pimpinan ADBMI mengatakan, Advokasi itu berbicara bagaimana melahirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Dimana kebijakan itu adalah sebuah konsep atau asas dalam melakukan sebuah perencanaan dalam menentukan kebijakan. Kebijakan itu dapat dilihat dari segi konten, struktur dan culture. Dalam advokasi, ada beberapa strategi yang bisa kita lakukan, diantaranya Litigasi dan non litigasi.

Disampaikan juga “pada tahun 2017, 51 orang warga NTB dipulangkan dalam keadaan meninggal dunia, dengan berbagai macama musibah, diantaranya sakit, kecelekaan dan lain sebagainya. Sampai saat ini, masih banyak warga NTB yang berangkat ke luar negeri secara illegal”. Ungkap Joko Purwanto dari BP3TKI Provinsi NTB.

Lewat ke baris perkakas