Wansaba– Bekerja di luar negeri memang menjanjikan finansial keluarga, diiming-imingi bekerja di tempat yang strategis dengan gaji besar keluargapun di tinggal. Miris memang disaat keluarga membutuhkan seseorang yang menjadi harapan masa depan pergi meninggalkan sanak keluarga ke luar negeri demi gaji yang tak seberapa dibanding kehangatan keluarga. Bukannya gaji yang diterima malah tamparan keras sang majikan membekas di pipi, banyak Pekerja Migran Indoenesia (PMI) khususnya PMI Lombok yang mengalami beberapa kasus di luar negeri seperti; kekerasan, pelecehan sesksual, gaji tidak di bayar, pekerjaan tidak sesuai dengan perjanjian awal bahkan perdagangan manusia. Itu semua terjadi karena minimnya informasi tentang Migrasi Aman.

Migrasi Aman adalah tata cara yang benar menjadi Buruh Migran untuk berangkat ke luar negeri, mulai dari perizinan yang benar, mengorek informasi yang terkait, pembekalan sebelum berangkat ke luar negeri. Kecendrungan masyarakat kita mengambil tindakan instan tanpa bermusyawarah dengan keluarga terlebih dahulu, hal ini lah menjadi masalah pokok dalam masyrakat awam. Kebanyakan masyarakat kita terbuai ajakan manis Sang Tekong/Calo yang menjanjikan pekerjaan strategis dengan upah yang tidak sedikit, janji-janji sang tekong/calo bagaikan hipnotis yang menyerang sistem saraf masyarakat awam. Pemalsuan dokumen dan tanpa izin dari keluarga pun di lakukan berharap apa yang dijanjikan sang tekong/calo benar adanya.

Atas dasar itu kami mengadakan kegiatan “Sangkep Kampung” ini, bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat awam tentang “Migrasi Aman”. Menargetkan 5 (Lima) Desa program binaan ADBMI Foundation yaitu Desa Wanasaba, Desa Anjani, Desa Suradadi, Desa Ketapang Raya, dan Desa Pringgasela Timur.

Hari ini (Senin, 11 Februari 2019) Desa Wanasaba menjadi pembukaan Sangkep Kampung, dihadiri sekitar 30 warga awam dengan narasumber Saiful Wathan (Disnakertrans). Mmberikan beberapa materi terkait migrasi aman seperti; apa saja syarat-syarat yang diperlukan untuk menjadi PMI, langkah-langkahnya seperti apa, dan bagaimana cara memprosesnya.

Antusiasme warga terhadap kegiatan ini cukup baik, diharapkan dari kegiatan Sangkep Kampung ini warga awam memperoleh banyak pengetahuan seputar migrasi aman dan bisa lebih berhati-hati dalam mengolah informasi terkait lowongan pekerjaan luar negeri.

Lewat ke baris perkakas