Desa Timbanuh Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Luas wilayah 364 Ha terbagi menjadi 3 dusun dengan luas areal perkebenunan atau ladang 292 Ha. Dihuni oleh 2.583 jiwa penduduk, dari 1.270 laki-laki dan 1.313 perempuan.

Desa Tetebatu Selatan terletak di ketinggian 690 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan curah hujan berkisar pada 2000 s/d 2.500 mm pertahun, rata-rata 4 bulan/tahun. Suhu udara rata-rata 19 s/d 25 derajat Celcius. Topografi adalah tanah berwarna kecoklatan, terkstur berdebu dengan ketebalan sekitar 0.3 meter.

Luas wilayah ± 369.089 Ha. Komisi peruntukan : 223 Ha, untuk bangunan dan pekarangan termasuk pemukiman, sarana pendidikan/perkantoran, sarana umum, sarana olahraga, sarana ibadah dan sarana lainnya. Berikutnya 127 Ha, untuk pertanian dan 20 Ha untuk tegal dan kebun.

Desa Lendang Nangka Utara Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Luas wilayah 900 Ha dibagi menjadi 12 dusun. Dengan 290 Ha adalah lahan persawahan dan 331 Ha merupakan perkebunan. Dihuni oleh 10.532 jiwa penduduk dari 5.184 laki-laki dan 5.348 perempuan.

Dilihat dari letak geografis wilayahnya, Desa Tetebatu berada di ketinggian 700/9000 mdpl dengan topografi wilayah berbukit yang digunakan untuk areal persawahan, perkebunan dan pemukiman warga. Curah hujan rata-rata 4000 mm/tahun dengan jumlah curah hujan 6 bulan dan suhu rata-rata hariannya 250 C. Secara administratif, Desa Tetebatu terdiri dari 5 Dusun, ddan 40 RT, yaitu: Dusun Tetebatu (12 RT), Orong Gerisak (8 RT), Lingkung Daye (5 RT), Lingkung Lauk (9 RT) dan Kembang Seri (6 RT). Luas wilayah Desa Tetebatu sekitar 8.098,8  Ha.

Menurut data Profil Desa Tetebatu tahun 2016, jumlah penduduk di Desa Tetebatu tercatat 8.596 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga 2.635 KK, yang terdiri atas laki-laki 4.009 jiwa dan perempuan 4.587 jiwa.

Desa Jenggik Utara Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok. Luas wilayah 119 Ha terbagi menjadi 8 wilayah dusun. 25 Ha adalah sawah dan 43 Ha adalah kebun/ladang. Jumlah penduduk 5.406 dari 2.726 laki-laki dan 2.680 perempuan. Dari penduduk 11,10% adalah buruh migran yaitu 252 orang laki-laki dan 348 orang perempuan.

Luas wilayah Desa Perigi 3.752 Hektar dengan jumlah penduduk 7.621 jiwa dengan rata-rata kepadatan penduduk 8.000 jiwa/km, dengan jumlah 2.531 KK. Jarak dari kota kecamatan 16 km dan ibu kota Kabupaten Lombok Timur 45 km dan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat 90 km. Desa Perigi terletak di ketinggian 600 meter dari permukaan laut (mdpl) serta curah hujan rata-rata 2000-3000 mm/tahun dengan suhu rata-rata + 20 °C-32°C.

Jumlah penduduk Desa Perigi 7.621 jiwa atau 2.531 KK yang terdiri dari 3.681 jiwa laki-laki dan 3.940 jiwa perempuan.

Desa Perian Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur. Luas wilayah seluas 975 Ha dengan 412 Ha area perkebunan/ladang dan 10 Ha adalah lahan persawahan. Didiami oleh 8.109 jiwa dari 4.010 laki-laki dan 4.099 perempuan. 7,42% adalah keluarga TKI dengan 263 orang laki-laki dan 339 orang perempuan.

Desa Toya terletak pada ketinggian 394 mdpl, 08° 32.95 LS dan 116° 30.633 BT. Dengan luas wilayah 1.241.5 Hameliputi lahan sawah seluas 425 Ha, lahan kering 287 Ha, perkebunan 285.5 Ha, ladang 195 Ha, tegalan 30 Ha, hutan 9 Ha dan lain-lain 10 Ha. Proporsi lahan sawah, lahan kering/tegalan/kebun setiap tahun mengalami alih fungsi lahan dari lahan pertanian ke pemukiman.

Lewat ke baris perkakas